Terkadang, indahnya matahari pagi selalu terhalangi oleh sebuah gorden yang sengaja kita biarkan tertutup. Hangatnya tak menembus kulit (perasaan), karena terhalang oleh lapisan kain...... terhalangi oleh kemalasan (avidya) kita untuk membukanya....
Mungkin juga sama, indahnya hidup ini pun kadang memang kita biarkan tak menyentuh kita. Kita menjauh dari keindahan, sehingga yang kita lihat, hanyalah kegelapan. Padahal beliau ada, hanya saja terhalangi karena kemalasan kita, kemalasan kita bahkan dalam menjadikan diri kita lebih baik…...
Perubahan itu memang sulit, tapi tidak ada perubahan itu justru akan menyulitkan.
Berjuanglah...
Jika jatuh kembalilah lagi berjuang....
Saat ini kita mungkin belum mengerti tentang indahnya berjuang dan menjadi tulus dalam proses menjalani bhakti.
Sesungguhnya ketika kita telah berusaha mulai berjuang menjadi lebih baik, kita telah melakukan penyucian diri, kita juga telah membuat diri kita semakin tulus dan belajar banyak hal. Pada akhirnya Tuhan tidak peduli tentang bagaimana kita akan sempurna, acharya selalu hidup dalam proses, dalam artian tidak ada titik puncak buat mereka untuk menjadi sempurna, mereka selalu berusaha menjadi lebih baik yakni hidup dalam setiap proses, mencintai indahnya proses. Begitulah hendaknya kita dalam menjalani proses bhakti saat ini. Walaupun sulit, berusahalah mencintai setiap prosesnya.
Pada akhirnya Tuhan hanya peduli tentang bagaimana kita berjuang....
Ketika kita mulai berjuang kita sedang mengekspresikan cinta tanpa batas kita kepada Tuhan, berusaha memberikan hal yg terbaik dari diri kita kepada beliau walaupun dengan banyak kekurangan yang kita miliki.
Berjuanglah...
Jika jatuh kembalilah lagi berjuang....
Saat ini kita mungkin belum mengerti tentang indahnya berjuang dan menjadi tulus dalam proses menjalani bhakti.
Sesungguhnya ketika kita telah berusaha mulai berjuang menjadi lebih baik, kita telah melakukan penyucian diri, kita juga telah membuat diri kita semakin tulus dan belajar banyak hal. Pada akhirnya Tuhan tidak peduli tentang bagaimana kita akan sempurna, acharya selalu hidup dalam proses, dalam artian tidak ada titik puncak buat mereka untuk menjadi sempurna, mereka selalu berusaha menjadi lebih baik yakni hidup dalam setiap proses, mencintai indahnya proses. Begitulah hendaknya kita dalam menjalani proses bhakti saat ini. Walaupun sulit, berusahalah mencintai setiap prosesnya.
Pada akhirnya Tuhan hanya peduli tentang bagaimana kita berjuang....
Ketika kita mulai berjuang kita sedang mengekspresikan cinta tanpa batas kita kepada Tuhan, berusaha memberikan hal yg terbaik dari diri kita kepada beliau walaupun dengan banyak kekurangan yang kita miliki.
